Langsa (Abdurrachman Halim) --- Musibah Gempa dan Tsunami telah melanda Bumi Sulawesi. Kota Palu, Donggala, dan Sigi menjadi titik lokasi terjadinya musibah tersebut. Ribuan nyawa melayang pada musibah tersebut. Menanggapi hal tersebut, pihak MAN 2 Langsa mengadakan Shalat Ghaib berjamaah untuk para korban. Shalat tersebut dilaksanakan di lapangan madrasah pada Jumat pagi (05/10) dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat madrasah baik dari pihak Pendidik, Tenaga Kependidikan mapun Peserta Didik. Bertindak sebagai imam adalah Ir. Karimuddin yang juga merupakan Waka Humas MAN 2 Langsa.
Usai Shalat Ghaib bersama, Kepala Madrasah Drs. Muhammad Nasir menyampaikan sedikit arahan kepada para jamaah. Dalam kesempatan tersebut ia mengajak segenap lapisan masyarakat madrasah agar senantiasa berdoa kepada Allah guna dijauhkan dari berbagai macam musibah.
“Dengan adanya musibah tersebut, mari sama-sama kita senantiasa berdoa kepada Allah agar kota kita dan negara kita dijauhkan dari segala jenis bencana. Aceh juga pernah mengalami hal serupa pada tahun 2004, bahkan lebih dahsyat lagi dengan magnitudo sampai 9,2 SR. Mungkin ada sebagian dari guru kalian yang juga pernah merasakan tsunami Aceh, dan saya juga termasuk salah satu saksi hidup ketika peristiwa tersebut terjadi. Melihat kondisi mereka di Sulawesi, kita sebagai sesama warga negara yang terjalin dalam Ukhuwah Wataniyyan merasa terenyuh menyaksikan kejadi itu. Ada yang kehilangan keluarganya, ada yang keluarganya belum ditemukan dan ada pula yang masih terjebak dibalik reruntuhan abngunan. Oleh karena itu, marilah juga sama-sama kita berdoa agar para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” jelas Muhammad Nasir.
Suasana khidmat mewarnai MAN 2 Langsa. Para jamaah terlihat sangat khusyuk dalam menunaikan ibadah tesebut. Diharapakan juga dengan adanya Shalat Ghaib berjamaah ini dapat mempererat tali ukhuwah dan silaturahmi antar sesama warga madrasah.[]

LINKEDIN