Langsa ( Abdurrachman ) --- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cut Nyak Dhien dan OSIM MAN 2 Langsa mengadakan Sosialisasi Penyuluhan Kesehatan yang diikuti oleh seluruh anggota organisasi madrasah dan perangkat kelas pada Kamis (21/02). Berlokasi di Aula MTsS Terpadu Kota Langsa dengan mengusung tema “Pentingnya Remaja Menjaga Kesehatan Reproduksi dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Pendidikan”. Kegiatan ini dinilai sangat penting untuk diadakan mengingat kondisi remaja pada hari ini yang sudah mulai mengalami dekadensi moral.

Waka Kesiswaan MAN 2 Langsa Darwan, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak pelaksana karena telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Saya berharap kita semua dapat menyimak setiap materi yang diberikan dan dapat disampaikan kembali kepada teman-teman, keluarga, dan lingkungan sekitar kita”, ujar Darwan.

Kegiatan ini merupakan kerja gabungan antara pihak OSIM dan STIKes. Menjabat sebagai Ketua Pelaksana yaitu M. Rizky Rahmatullah, S.Kep dan Ketua Panitia Ok Farhan Kholish. Ada 3 pemateri yang dihadirkan. Pemateri 1 dan 2 dari BNN Kota Langsa yaitu T. Habibie, SE,MH dan Ramadhan Syahputra, SE sedangkan pemateri 3 dari Dinas Kesehatan yaitu Ns. Nurrahmawaty, M.Kes.

Materi yang disampaikan terkait dengan penyalahgunaan Narkoba yang sudah merambah luas di setiap kalangan baik muda maupun tua, pelajar maupun pekerja. Status Indonesia kini telah menjadi gawat darurat Narkoba. Hal itu terlihat dari terus meningkatnya pemakai Narkoba dari tahun ke tahun yang menyebabkan Indonesia menyandang status ini.

Selain itu, juga disampaikan terkait dengan kesehatan reproduksi remaja. Pembahasan ini merupakan masalah utama yang dialami oleh generasi milenial sekarang. Penyakit HIV/AIDS serta berbagai macam penyakit reproduksi lainnya serta maraknya pergaulan bebas yang telah menjamur di kalangan pemuda menjadikan permasalahan ini sangat penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu pengawasan orang tua dan lingkungan sangat penting untuk dilaksanakan guna mencegah hal-hal yang disinyalir dapat menjerumuskan remaja ke jurang kenistaan. [ ]