Langsa (Inmas) --- Sebagai umat Islam, sudah semestinya kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Nilai-nilai religiusitas yang terkandung dalam setiap ayat Al-Qur’an sangatlah luar biasa ketika diterapkan dalam kehidupan normatif sehari-hari. Setiap pribadi yang berpedoman kepada Al-Quran, maka hidupnya akan bahagia dan memiliki kesehatan mental yang baik jika ditinjau dari sisi psikologis. Ayat-ayat al-Qur’an bertransformasi menjadi ‘ramuan mujarab’ yang mampu menyembuhkan segala kegundahan dan kegelisahan dalam hidup.
Untuk itu, dalam rangka mencetak kader yang intelektual dan religius, MAN 2 Langsa menyelenggarakan program Tahfiz al-Quran bagi peserta didiknya. Program ini berlaku mulai dari kelas X, XI, dan XII dan dilaksanakan setiap pagi Senin-Jum’at. Sedangkan untuk sabtu pagi, peserta didik diajak untuk melafazkan Asmaul Husna yang dibimbing oleh guru mata pelajaran pagi.
Sebagaimana yang tampak pada foto Jumat (08/11) pagi, peserta didik kelas X-IIA 2 terlihat sedang fokus dan sangat antusias menghafalkan ayat al-Quran. Di depan kelas sudah ada seorang siswa yang sedang menyetorkan hafalannya kepada guru. Untuk selanjutnya setiap peserta didik bergiliran saling menyetor bagi yang sudah menghafal.
M. Zahran contohnya, ia telah menyelesaikan hafalan juz 30 dan kini sedang melanjutkan ke surah al-Baqarah. Ia menuturkan bahwa program ini sangat membantu dalam menambah hafalan al-Qur’an. “Alhamdulillah dengan dibuatnya program Tahfiz al-Qur’an motivasi untuk menghafal jadi semakin meningkat. Pelaksanaannya pun sangat intensif karena dimulai dari Senin-Jumat pagi sehingga lebih leluasa dalam menghafal,” ujar Zahran yang juga merupakan siswa kelas X-IIA 2.
Kepala MAN 2 Langsa, Rohani, S.Ag mendukung penuh kegiatan ini. Ia berharap program ini akan terus konsisten berjalan ke depannya. “Insya allah, madrasah akan senantiasa mendukung segala jenis kegiatan yang bersifat membangun karakter peserta didik, sehingga nantinya lulusan MAN 2 Langsa mampu menjadi agen perubahan di masa yang akan datang,” pungkas Rohani.
Program ini diharapkan mampu mencetak peserta didik yang dekat dengan al-Qur’an sehingga menjadi generasi rabbani yang mampu menginternalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam al-Qur’an. [AR]

LINKEDIN